pkn
Lailaasyika
Created on August 29, 2022
Over 30 million people create interactive content in Genially
Check out what others have designed:
FAMILIAR TALES RETOLD
Personalized
TOOLS AND RESOURCES
Personalized
9 KEY SLIDES FOR ANY PITCH DECK
Personalized
CHOICE BOARDS: 12 STRATEGIES
Personalized
8 STEPS TO CREATING A DIGITAL STORY
Personalized
6 FACTS ABOUT GOLD FEVER
Personalized
Transcript
1. Bramantyo Perdamean P.T [04]2. Clara Audyna [07] 3. Laila Asyika M. [25]
Kelompok 7
Perbedaan yang pertama terletak pada pandangan masing - masing pendiri negara dalam memaknai Pancasila.
Secara umum terdapat dua perbedaan rumusan dasar negara dari ketiga tokoh yang sangat mendasar, yaitu
1. Kebangsaan Indonesia 2. Internasionalisme dan perikemanuasiaan 3. Mufakat dan demokrasi 4. Kesejahteraan sosial 5. Ketuhanan yang Maha Esa
Rumusan Ir. Soekarno
1. Persatuan 2. Kekeluargaan 3. Keseimbangan lahir batin 4. Musyawarah 5. Keadilan rakyat
Rumusan Dr. Soepomo
1. Peri Kebangsaan 2. Peri Kemanusiaan 3. Peri Ketuhan 4. Peri Kerakyatan 5. Kesejahteraan rakyat
Rumusan Moh. Yamin
Dr. Soepomo
Ir. Soekarno
Moh. Yamin
Pancasila dirumuskan dalam sidang pertama BPUPKI yang dilaksanakan pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945.
Membandingkan Perbedaan Pandangan Perumusan Pancasila
Dengan menerapkan musyawarah sebagai jalan pintas, akhirnya rumusan dasar Pancasila dapat teratasi dengan baik diantara ketiga pihak.
Perbedaan yang kedua adalah tentang konsep ketuhanan dalam Piagam Jakarta yang lebih fokus pada satu agama saja, yaitu islam. Pada akhirnya, nilai ketuhanan yang tercantum dalam Pancasila telah diubah dan berbunyi"Ketuhanan yang Maha Esa", supaya lebih universal.
Yang menjadi tantangan bagi para pelajar dalam menerapkan Pancasila pada era digital seperti saat ini, yaitu para generasi ini dapat terpengaruh hal-hal buruk dari luar yang tidak sesuai dengan Pancasila dan tradisi kita.
Generasi milenial memiliki semangat produktivitas yang tinggi serta memiliki relasi yang baik antar generasi lainnya. Namun, karena hidup di era yang serba otomatis, generasi ini cenderung menginginkan sesuatu yang serba instan dan sangat mudah dipengaruhi oleh trend dan budaya luar. Hal inilah yang menjadi titik kritis bagi masa depan negara dan bangsa kita.
Hambatan dan Tantangan Penerapan Pancasila Bagi Generasi Milenial
Akibat dari tidak seimbangnya antara perilaku milenial dengan penerapan Pancasila adalah ciri khas bangsa kita, seperti gotong royong yang mulai memudar seiring berjalannya waktu. Hal ini menjadikan generasi milenial menjadi manusia yang individualis, serta kurangnya rasa nasionalisme dan patriotisme.
Terimakasih..